ANALISIS EMITEN SAHAM: Channel Telegram https://t.me/markassaham

Menganalisa secara teknikal terhadap emiten-emiten saham yang listing di Pasar Bursa, diutamakan yang terindeks JII. Menerima Donasi Jasa Analisa.

Donasi dapat dikirimkan ke Rekening sbb:
BRI cab Malang 752201004241534 a.n ARNANDA AJISAPUTRA
BCA 0111398738 a.n FUTRI RIANTI

Showing posts with label Non JII. Show all posts
Showing posts with label Non JII. Show all posts

20 February 2020

Jurnal Analisis Teknikal Saham PSAB - Februari 2020


JURNAL 
ANALISIS TEKNIKAL DAN PREDIKSI SAHAM PSAB
PT J RESOURCES ASIA PASIFIK, Tbk.
SAHAM NON INDEKS SYARIAH - FEBRUARI 2020


ISSUE POSITIF



A.      Analisis Trendline
Analisis Teknikal Saham PSAB, Februari 2020
PSAB sedang mengalami uptrend pada major trendnya dan strong uptrend pada minor trendnya. Candlestick saat ini menguji area resistance. Diharapkan apabila harga telah masuk ke area resistance, trader dapat lebih memantau pergerakan PSAB untuk dilakukan pembelian.
Dimanakah pembelian PSAB dapat dilakukan berdasarkan trendline? Yaitu saat candlestick benar-benar breakout dari area resistancenya.
B.      Analisis Indikator
1.       Analisis CCI
Telah ada dua potensi breakout yang muncul pada indeks CCI yaitu tanggal 6 dan 8 Januari 2020. Potensi ini muncul tatkala I > 200. Potensi breakout ini tidak akan lepas sampai terjadi I < -200 dan itu belum terjadi.
2.       Analisis Moving Average
MA 20 < MA 50, PSAB terevaluasi lemah. Namun secara teknikal PSAB memiliki potensi untuk bullish dan strong bullish. Potensi bullish dilihat dari candlestick yang telah menembus MA 20 nya. Potensi strong bullish tatkala candlestick mengalami breakout pada MA 50nya.
MA 100 > MA 200. PSAB terevaluasi kuat pada major sampai middle trendnya walaupun kondisi candlestick di bawah keduanya. Berdasarkan anaisis moving average, kondisi ini memang belum ideal untuk membeli PSAB namun dapat menjadi emiten pantauan bagi traders non syariah untuk siap-siap membeli tatkala candletick benar-benar breakout dari MA 100 nya.  
3.       Indikator Moving Average Convergen Divergen (MACD)
Tidak terdapat anomali pada MACD, dalam arti PSAB berjalan sesuai arah trend yang saat ini terbentuk (uptrend) dan belum ada potensi pembalikan arah. MACD juga baru saja mengalami golden cross, yang berdasarkan teori teknikal berbasis MACD trader dapat membeli saham ini.
KESIMPULAN
Berdasarkan analisis teknikal tersebut, maka ada beberapa kesimpulan dan langkah trader yang dapat dijadikan acuan adalah sebagai berikut:
1.       Berdasarkan trendline, terdapat potensi dengan adanya uptrend major dan minor. Langkah trader: pantau hingga candlestick breakout area resistance barulah dapat dibeli.
2.       Berdasarkan CCI, terdapat potensi bullish dan potensi itu belum hilang.
3.       Berdasarkan Moving Average: Memiliki potensi bullish, sehingga tetap pantau. Layak beli apabila candlestick breakout dari MA 50 nya atau tatkala candlestick mengalami breakout pada MA 100 nya.
4.       Berdasarkan MACD, tidak ada tanda-tanda pembalikan arah trend. Layak dibeli dengan adanya golden cross yang terjadi.
C.      Prediksi Fibonacci
          Fibonacci Extention
Target profit Rp 348. Trader Nonsyariah dapat menetapkan Cutloss 0,5xATR dengan nilai ATR apabila tanggal 20 Februari 2020 beli adalah 16,23.
Harga waspada yang apabila menyentuhnya trader harus benar-benar meninggalkan emiten ini adalah Rp 185.
Mengingat saham ini gorengan dan belum pernah memberikan deviden, maka analisis teknikal ini hanya diperuntukkan bagi trader murni dengan perencanaan trading yang ketat dan memakai sistem Cut Loss. Walaupun mendapatan issue positif, namun kami tidak merekomendasikan untuk yang memegang prinsip syariah. Terimakasih dan semoga bermanfaat.
Jurnal ini adalah analisis gratis bagi Traders sebagai acuan dalam melakukan aksi di pasar. Keputusan entry dan exit tetap berada di masing-masing Traders.
Traders dapat berlangganan dengan mensubscribe blog kami secara gratis. Traders juga dapat berdonasi secara sukarela. Donasi dapat ditransfer ke Rekening di bawah ini:
BRI no.rek 7522-01-004241-53-4 a.n ARNANDA AJISAPUTRA
BCA no.rek 0111398738 a.n FUTRI RIANTI
TERIMAKASIH BAGI PARA DONATUR YANG TELAH MENDONASIKAN SEBAGIAN PROFITNYA. SEMOGA ALLAH MENAMBAHKAN KEBERKAHAN DAN KEBAIKAN PARA DONATUR YANG TIDAK DAPAT KAMI SEBUTKAN
SATU PERSATU
HAPPY CUAN dan SEMOGA BAROKAH
ANALISATOR: ARNANDA AJISAPUTRA, SE.,ME
CHANEL TELEGRAM: https://t.me/markassaham


#saham #sahamsyariah #sahamindonesia #belajarsaham #tradingsaham #tradingsahampemula #belajartradingsaham #tradersahampemula #yuknabungsaham #yuknabungsahamsyariah #investasisaham #reksadana #reksadanasyariah #psab #resources #asia #pasifik

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Suara Nada Islami

Jurnal Analisis Teknikal ELSA - Februari 2020


JURNAL 
ANALISIS TEKNIKAL DAN PREDIKSI SAHAM ELSA
(Saham Syariah Terindeks ISSI)
PT ELNUSA, Tbk.
FEBRUARI 2020

ISSUE
A.      Analisis Trendline
Analisis Teknikal ELSA, Februari 2020
Trend ELSA, baik mayor, secondary, maupun minor mengalami strong downtrend. Namun, saat ini ELS telah mulai menunjukkan kekuatan pasarnya terlihat dengan adanya pantulan candlestik pada mayor trendnya.
B.      Analisis Indikator
1.       Analisis CCI dan Bollinger Bands
Pada tanggal 6 Januari indeks CCI telah mencapai > +200 sehingga berpotensi untuk mengalami bullish selama indeks CCI tidak turun ke bawah area I < -200.
2.       Analisis Moving Average
MA 20 < MA 50, masih terevaluasi lemah di pasar dalam janga pendek. Apabila candlestick mampu berakout dari MA 50, diprediksi akan membentuk strong uptrend pada secondary trendnya.
MA 100 < MA 200 masih terevaluasi lemah di pasar dalam jangka panjang.
3.       Indikator Moving Average Convergen Divergen (MACD)
Tidak ada anomali pada indikator MACD dan Volume cukup kuat dalam beberapa hari terakhir.
C.      Prediksi Fibonacci
          Fibonacci Extention
Target profit apabila ELSA mengalami bullish adalah Rp 310.
Harga waspada apabila ELS mengalami bearish adalah Rp 214.
Jurnal ini adalah analisis gratis bagi Traders untuk acuan dalam melakukan aksi di pasar. Keputusan entry dan exit tetap berada di masing-masing Traders.
Traders dapat berlangganan dengan mensubscribe blog kami secara gratis. Traders juga dapat berdonasi secara sukarela. Donasi dapat ditransfer ke Rekening di bawah ini:
BRI no.rek 7522-01-004241-53-4 a.n ARNANDA AJISAPUTRA
BCA no.rek 0111398738 a.n FUTRI RIANTI
TERIMAKASIH BAGI PARA DONATUR YANG TELAH MENDONASIKAN SEBAGIAN PROFITNYA. SEMOGA ALLAH MENAMBAHKAN KEBERKAHAN DAN KEBAIKAN PARA DONATUR YANG TIDAK DAPAT KAMI SEBUTKAN
SATU PERSATU
HAPPY CUAN dan SEMOGA BAROKAH
ANALISATOR: ARNANDA AJISAPUTRA, SE.,ME
CHANEL TELEGRAM: https://t.me/markassaham


#saham #sahamsyariah #sahamindonesia #belajarsaham #tradingsaham #tradingsahampemula #belajartradingsaham #tradersahampemula #yuknabungsaham #yuknabungsahamsyariah #investasisaham #reksadana #reksadanasyariah #antm #elsa #elnusa #nusa
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Suara Nada Islami

06 February 2020

Jurnal Analisis Teknikal Saham MAPI - Februari 2020


JURNAL 
ANALISIS TEKNIKAL DAN PREDIKSI SAHAM MAPI
PT MITRA ADIPERKASA, Tbk.

SAHAM SYARIAH NON JII – FEBRUARI 2020


ISSUE POSITIF

A.      Analisis Trendline
Analisis Trendline MAPI, Februari 2020
Dilihat secara mayor trend, MAPI masih berada dalam keadaan low uptrend. Dengan secondary trend yang melandai (sideways) dan short trend posisi menurun tajam (strong downtrend), namun untuk trend jangka pendek MAPI telah terlihat adanya pergerakan swing yang diharapkan dapat membalik arah trend minor dan secondarynya.
Apabila candlestick mampu menembus area resistance minornya (area merah), maka trader bersiap untuk buy dengan syarat MA 20 > MA 50 atau telah nampak golden cross. Apabila belum nampak maka lebih baik menahan, apabila mau membeli silahkan khusus trader murni dapat menetapkan Stoploss dengan baik, namun tidak demikian bagi trader yang berprinsip syariah. Sehingga trader dengan prinsip syariah lebih hati-hati adalah melihat MA 20 > MA 50.
Untuk volume perdagangan MAPI, terlihat mengalami penurunan walaupun dalam jangka pendeknya beberapa hari mengalami peningkatan volume hanya masih tidak terlalu signifikan.
B.      Analisis Indikator
1.       Analisis CCI
Pada tanggal 27 Januari 2020, CCI MAPI telah berada pada wilayah I < -200 dan candlestic mengalami uji support, namun jebol pada tanggal 3 Februari 2020. Dimana pada tangga tersebut Indeks CCI < -200 kembali dan candlestick tidak dapat bertahan. Menurut analisis teknikal, satu-satunya cara untuk dapat memperbaiki kekuatan MAPI di pasar adalah dnegan memastikan indeks CCI > 200.
Apabila memang telah terjadi indeks CCI > 200 maka MAPI berpotensi untuk menembus area supportnya yang berwarna merah. Baru kemudian bergerak secara secondary sideways.
2.       Analisis Moving Average
MA 100 > MA 200, menandakan bahwa MAPI masih terevaluasi kuat di major trendnya.
MA 20 < MA 50 dan belum nampak adanya golden cross. Sehingga MAPI masih terevaluasi pergerakannya lemah di pasar dalam jangka pendek.
3.       Indikator Moving Average Convergen Divergen (MACD)
Tidak terdapat anomali pada MACD
KESIMPULAN
Dari analisis potensi yang ada, baik secara trend dan indikator bahwa MAPI:
1.       Masih kuat dari sisi long trendnya, melandai dari sisi middle trend, dan lemah dari sisi short trend, walau telah nampak adanya swing (ayunan trend) namun masih belum dapat dikatakan merubah trend minornya.
2.       MAPI diharapkan menembus area resistance minornya setelah Indeks CCI > 200. Sebelum itu apabila mengalami bullish masih menguji resistance minornya tanpa mampu menembus area merah, kecuali didukung volume yang sangat kuat.
3.       Jangka panjang MAPI terevaluasi masih kuat di pasar, diharapkan volume masih dapat meningkat dengan adanya issue positif yang muncul. Sedangkan jangka pendek hingga menengah terevaluasi masih lemah.
4.       Tidak adanya anomali MACD, sehingga probabilitas perubahan trend masih belum dapat dibaca secara jelas.
C.      Prediksi Fibonacci
          Fibonacci Extention
Apabila MAPI dapat menembus harga Rp 965/lembar maka dapat ditentukan Target Profit Rp 1.055/lembar.
Harga yang perlu diwaspadai apabila mengalami penurunan adalah Rp 905/lembar.
Jurnal ini adalah analisis gratis bagi Traders untuk acuan dalam melakukan aksi di pasar. Keputusan entry dan exit tetap berada di masing-masing Traders.
Traders dapat berlangganan dengan mensubscribe blog kami secara gratis. Traders juga dapat berdonasi secara sukarela. Donasi dapat ditransfer ke Rekening di bawah ini:
BRI no.rek 7522-01-004241-53-4 a.n ARNANDA AJISAPUTRA
BCA no.rek 0111398738 a.n FUTRI RIANTI
TERIMAKASIH BAGI PARA DONATUR YANG TELAH MENDONASIKAN SEBAGIAN PROFITNYA. SEMOGA ALLAH MENAMBAHKAN KEBERKAHAN DAN KEBAIKAN PARA DONATUR YANG TIDAK DAPAT KAMI SEBUTKAN
SATU PERSATU
HAPPY CUAN dan SEMOGA BAROKAH
ANALISATOR: ARNANDA AJISAPUTRA, SE.,ME
CHANEL TELEGRAM: https://t.me/markassaham


#saham #sahamsyariah #sahamindonesia #belajarsaham #tradingsaham #tradingsahampemula #belajartradingsaham #tradersahampemula #yuknabungsaham #yuknabungsahamsyariah #investasisaham #reksadana #reksadanasyariah #mapi #mitra #adi #perkasa





Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Suara Nada Islami

30 January 2020

Jurnal Analisis Teknikal Saham SIDO - Januari 2020


JURNAL 
ANALISIS TEKNIKAL DAN PREDIKSI SAHAM SIDO
PT INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDOMUNCUL, Tbk.
SAHAM SYARIAH NON JII 2020


ISSUE POSITIF
Salah satu dari emiten yang terdaftar pada indeks Pefindo 25 adalah SIDO.
A.      Analisis Trendline
Analisis Teknikal SIDO, Januari 2020
Secara Major Trend SIDO dapat dikatakan mengalami uptrend, begitu pula secara secondary trend dapat dikatakan uptrend walaupun tidak strong, namun secara minor SIDO mengalami downtrend.
Para trader yang ingin entry, diperkenankan menunggu pantulan garis trendline major (Lihat garis merah lurus), secondary, maupun minornya (Lihar garis merah titik-titik). Stop Loss (Bagi Trader Konvensional) dapat ditentukan di harga Rp 1.168/lembar. Sedangkan Taking Profit ditentukan Rp 1.304/lembar
Apabila SIDO masuk ke harga lebih rendah dari Rp 1.168/lembar, dikhawatirkan akan memasuki area konsolidasi. Di area ini, kemungkinan SIDO bergerak sideways terlebih dahulu sebelum menentukan arah trend berikutnya.
B.      Analisis Indikator
1.       Analisis CCI dan Bollinger Bands
Saat ini Indeks CCI sedang mengalami pergerakan di area normal, namun beberapa hari sebelumnya sempat bergerak ke area overshold (I < -200) dengan nilai terendah -236,52. Saat ini, kita perlu menunggu efek daripada pergerakan ini hingga I > +200. Apabila ternyata dalam pergerakan candlestick SIDO breakdown sebelum I > +200, berarti memang garis trendline support baik Major, secondary, maupun minor dinilai cukup lemah hingga memasuki area konsolidasi dan dapat dijadikan sebagai acuan Stop Loss berikutnya.
Sebaliknya, apabila ketiga garis trendline tersebut dapat menahan pergerakan candlestick hingga I > +200, berarti garis trendline tersebut dinilai kuat dan dapat dijadikan evaluasi untuk entry pada tahap berikutnya.
2.       Analisis Moving Average
Pergerakan MA 20 = MA 50 dengan posisi death cross, artinya pergerakan selama harga 20 hari kemarin dan pergerakan harga 50 hari kemarin telah mencapai titik yang sama, sedangkan posisi pergerakan secara jangka pendek dinyatakan menuju kelemahan.
MA 100 > MA 200 dengan posisi yang cukup jauh. Artinya pergerakan 100 hari kemarin jauh lebih kuar daripada pergerakan harga 200 hari kemarin. Hal ini menandakan bahwa evaluasi pergerakan SIDO dalam jangka panjang cukup bergairah.
Dari analisis kedua jenis MA tersebut dapat direfleksikan, bahwa dalam jangka pendek kedepan SIDO akan mengalami fase pelemahan hingga ada tanda-tanda penguatan (lihat volume). Tatkala volume beli cukup kuat, maka ada harapan bagi SIDO untuk kembali uptrend di minornya. Sedangkan pergerakan SIDO direfleksikan masih akan cukup bergairah melihat rata-rata volume beli SIDO cukup tinggi, walaupun ada kekhawatiran penurunan trend volume dilihat mulai dari Bulan Oktober 2019 s.d. Januari 2020.
3.       Indikator Moving Average Convergen Divergen (MACD)
Dilihat dari indeks MACD, SIDO cukup mengkhawatirkan terhadap arah pergerakan secondary maupun major trend-nya. Terdapat anomali pergerakan MACD yang berlawanan dengan arah candlestick. Di saat major dan secondary trend naik, MACD pergerakannya justru turun.
C.      Prediksi Fibonacci
          Fibonacci Extention
Taking Profit apabila ditentukan dengan Fibonacci sebesar Rp 1.340/lembar. Dengan harga waspada apabila SIDO bergerak turun adalah Rp 1.115/lembar.
Jurnal ini adalah analisis gratis bagi Traders untuk acuan dalam melakukan aksi di pasar. Keputusan entry dan exit tetap berada di masing-masing Traders.
Traders dapat berlangganan dengan mensubscribe blog kami secara gratis. Traders juga dapat berdonasi secara sukarela. Donasi dapat ditransfer ke Rekening di bawah ini:
BRI no.rek 7522-01-004241-53-4 a.n ARNANDA AJISAPUTRA
BCA no.rek 0111398738 a.n FUTRI RIANTI
TERIMAKASIH BAGI PARA DONATUR YANG TELAH MENDONASIKAN SEBAGIAN PROFITNYA. SEMOGA ALLAH MENAMBAHKAN KEBERKAHAN DAN KEBAIKAN PARA DONATUR YANG TIDAK DAPAT KAMI SEBUTKAN
SATU PERSATU
HAPPY CUAN dan SEMOGA BAROKAH
ANALISATOR: ARNANDA AJISAPUTRA, SE.,ME
CHANEL TELEGRAM: https://t.me/markassaham


#saham #sahamsyariah #sahamindonesia #belajarsaham #tradingsaham #tradingsahampemula #belajartradingsaham #tradersahampemula #yuknabungsaham #yuknabungsahamsyariah #investasisaham #reksadana #reksadanasyariah #sido #muncul #jamu


Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Suara Nada Islami

29 January 2020

Jurnal Analisis Teknikal Saham ISAT - Januari 2020


JURNAL 
ANALISIS TEKNIKAL DAN PREDIKSI SAHAM ISAT
PT INDOSAT, Tbk.
SAHAM SYARIAH NON JII-JANUARI 2020


ISSUE POSITIF

A.      Analisis Trendline
Analisis Teknikal ISAT, Januari 2020
Secara Major Trend dapat dikatakan uptrend, namun secara secondary masih dikatakan downtrend. Terlebih secara minor masih dapat dikatakan downtrend, namun apakah ada potensi untuk dibeli?
Apabila dilihat dari garis trendline (garis warna merah), bahwa Indosat memiliki kabar gembira secara teknikal, namun sebaiknya trader tahan dulu untuk membeli hingga benar-benar terkonfirmasi candlestick bergerak breakout dari area konsolidasi.
Kabar gembira yang dimaksud adalah, candlestick nampak telah memantul dari garis trendline, namun sebetulnya candlestick belumlah ideal untuk dikatakan bullish maksimal karena candlestick belum keluar dari area supportnya (lihat area biru). Apabila telah keluar dari area supportnya pun, masih dalam fase konsolidasi, bisa jadi ISAT akan bergerak sideways terlebih dahulu di area itu. Keuntungan sideways hanya didapat oleh trader jangka pendek, namun trader jangka menengan atau panjang tidak akan mendapatkan profit secara maksimal.
Maka sebagai trader as investor, sebaiknya menunggu hingga ada beberapa alternatif pergerakan candlestick sebagai berikut:
1.       Candlestick breakout dari area resistance pada fase konsolidasinya (lihat area hijau)
2.       Tunggu hingga candlestick bergerak di atas MA (untuk jangka menengah MA 20 dan Jangka Panjang MA 100).
3.       Tunggu hingga indeks CCI berada pada area overbought (I > 200)
Trader pun dapat menggabungkan ketiga alternatif syarat entry yang kami rekomendasikan.
B.      Analisis Indikator
1.       Analisis CCI dan Bollinger Bands
Sebenarnya apabila dilihat dari indeks CCI, saat ini ISAT berada pada fase mengkhawatirkan. Karena pada tanggal 17 s.d 23 Januari 2020 indeks CCI berada pada area oversold (I < -200), sedangkan candlestick yang dalam kondisi memantul memiliki beberapa potensi sebagai berikut:
·                Potensi Pertama: Apabila candlestick bertahan, yaitu bergerak terus di dalam atau di atas area suport, maka dinyatakan bahwa area support kuat pada Bulan Januari hingga beberapa bulan kedepan.
·                Potensi Kedua: Apabila ternyata candlestick breakdown, maka dapat dikatakan bahwa area support lemah dan dapat dinyatakan bahwa pemantulan saat ini merupakan false bullsih.
Apabila dievaluasi lebih mendalam, pada tanggal 6 s.d 9 Mei 2019 indeks CCI ISAT mengalami pergerakan pada I < -200, ternyata candlestick mengalami bearish hingga breakout area supportnya dan baru pulih bahkan mengalami strong bullish setelah indeks CCI bergerak menuju area overbought (I > 200).
Dari hasil evaluasi tersebut, maka nomor 3 pada rekomendasi entry analisis trendline lebih aman diguakan. Apabila indeks CCI telah bergerak cepat menuju area overbought (I > 200) itulah langkah tepat untuk segera entry.
2.       Analisis Moving Average
Pergerakan candlestick ISAT masih di bawah MA 20, 50, 100, dan 200. Dengan MA 20 < MA 50, artinya pergerakan harga 20 hari kemarin lebih lemah dari pergerakan harga 50 harinya, sehingga kondisi ini belum dapat dikatakan ISAT bergerak ideal di pasar dalam jangka pendek.
Namun MA 100 > MA 200, artinya pergerakan harga 100 hari kemarin lebih kuar dari pergerakan harga 200 hari kemarin, sehingga apabila direfleksikan kedepan ISAT memiliki cukup kekuatan di pasar dalam jangka panjang. Terlebih terdapat Issue positif yang dapat mendongkrak investor menambah volume pembelian ISAT daripada para bandar trader yang melihat sisi teknikalnya.
3.       Indikator Moving Average Convergen Divergen (MACD)
Apabila dicek secara minor, tidak ada anomali yang nampak pada pergerakan candlestick dengan MACDnya, pergerakan candlestick selaras dengan MACD. Namun apabila dilihat dari secondary trendnya, terdapat sedikit anomali pergerakan candlestick dengan MACD. Bahwa MACD telah bergerak mendatar, sementara trend candlestick bergerak menurun (downtrend) sehingga dapat dikatakan bahwa potensi ISAT untuk bergerak bullish membentuk trend sideways lebih dekat potensinya daripada bearish dan membentuk downtrend.
C.      Prediksi Fibonacci
Analisis Fibonacci Extention ISAT, Januari 2020
          Fibonacci Extention
Target Profit yang dapat ditentukan Trader tatkala ISAT bullish adalah maksimum sementara Rp 3.660. Sedangkan harga waspada Trader apabila terus mengalami penurunan adalah Rp 1.540.
Jurnal ini adalah analisis gratis bagi Traders untuk acuan dalam melakukan aksi di pasar. Keputusan entry dan exit tetap berada di masing-masing Traders.
Traders dapat berlangganan dengan mensubscribe blog kami secara gratis. Traders juga dapat berdonasi secara sukarela. Donasi dapat ditransfer ke Rekening di bawah ini:
BRI no.rek 7522-01-004241-53-4 a.n ARNANDA AJISAPUTRA
BCA no.rek 0111398738 a.n FUTRI RIANTI
TERIMAKASIH BAGI PARA DONATUR YANG TELAH MENDONASIKAN SEBAGIAN PROFITNYA. SEMOGA ALLAH MENAMBAHKAN KEBERKAHAN DAN KEBAIKAN PARA DONATUR YANG TIDAK DAPAT KAMI SEBUTKAN
SATU PERSATU
HAPPY CUAN dan SEMOGA BAROKAH
ANALISATOR: ARNANDA AJISAPUTRA, SE.,ME
CHANEL TELEGRAM: https://t.me/markassaham


#saham #sahamsyariah #sahamindonesia #belajarsaham #tradingsaham #tradingsahampemula #belajartradingsaham #tradersahampemula #yuknabungsaham #yuknabungsahamsyariah #investasisaham #reksadana #reksadanasyariah #isat #indosat #ooredo

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Suara Nada Islami

28 January 2020

Jurnal Analisis Teknikal Saham BJTM - Januari 2020


JURNAL 
ANALISIS TEKNIKAL DAN PREDIKSI SAHAM BJTM
PT BANK PEMBANGUNAN TIMUR, Tbk.

SAHAM NON INDEKS SYARIAH-JANUARI 2020


A.      Analisis Trendline
Analisis Trendline BJTM, Januari 2020

Secara Trendline BJTM masih dalam kondisi major sideways dengan area support yang ditoleransi sebesar Rp 615 s.d. Rp 610 per lembar saham. Secara garis besar BJTM kini masuk ke wilayah konsolidasi, apakah akan tetap di area sideways, breakdown ataukah breakout? Kini Traders saatnya pantau potensi-potensi pasar yang terbentuk.
B.      Analisis Indikator
1.       Analisis CCI dan Bollinger Bands
Area support yang terbentuk adalah sangat kuat. Terbukti saat indeks bergerak ke area oversold (I < -200), candlestick sempat jebol ke bawah namun kembali memasuki area sideways (terjadi di Bulan Mei 2019 dan Januari 2020), namun tidak demikian dengan garis resistancenya.
Saat Indeks CCI bergerak ke area overbought (I > 200) candlestick nampak sulit breakout, kecuali pada Bulan Oktober 2019 saat CCI berada pada I > 200 candlestick sempat bergerak bullish menembus area resistancenya. Saat diuji pasar di Bulan November 2019, candlestick hanya mampu bertahan satu kali pada bulan tersebut. Efek dari lemahnya area resistance BJTM adalah saat tanggal 20 Januari 2020 tatkala I = -272,78 selanjutnya candlestick breakdown dan kembali menuju area sideways (area konsolidasi).
Sehingga saat ini, traders hanya perlu wait and see melihat potensi perkembangan BJTM. Apakah BJTM akan breakout dari area sideways ataukah justru akan breakdown. Hal tersebut sangat ditentukan oleh kondisi fundamental dan volume pasar yang terbentuk. Cek Volume: Sangat kecil dan kurang bergairah.
2.       Analisis Moving Average
MA 20 < MA 50, pergerakan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir kurang menggairahkan. Potensi untuk uptrend masih nampak kecil dilihat dari trend jangka pendek.
MA 100 > MA 200, pergerakan jangka panjang BJTM masih cukup menggariahkan dalam dua bulan terakhir dilihat dari pergerakan jangka menengahnya. Kondisi MA 20 masih jauh di atas MA 50, sehingga dapat diharapkan pasar para trader masih melirik kekuatan MA jangka menengah ini. Apabila demikian halnya, diharapkan BJTM masih dapat breakout dari area sideways.
3.       Indikator Moving Average Convergen Divergen (MACD)
Analisis Anomali MACD, BJTM Januari 2020
Tanda-tanda penurunan harga BJTM secara teknikal, sebetulnya telah nampak pada Bulan Oktober s.d. Akhir November 2019. Sempat terjadi Anomali MACD pada BJTM, candlestick membentuk trend minor sideways, namun MACD membentuk downtrend. Efek ini dirasakan pada awal Bulan Desember 2019 s.d. saat ini (Januari 2020) tatkala MACD kembali normal namun dalam keadaan downtrend yang cukup kuat.
Dikhawatirkan apabila kekuatan anomali ini membuat trader fokus untuk ramai-ramai menjual saham, maka akan terjadi penurunan harga yang lebih tajam sehingga terjadi bearish dan breakout pada area supportnya serta membentuk downtrend dalam jangka pendek maupun menengah.
C.      Prediksi Fibonacci
          Fibonacci Extention
Apabila BJTM bergerak kuat di pasar, TP dapat mencapai Rp 670/lembar.
Apabila BJTM bergerak lemah di pasar, maka harga tertahan di sekitar Rp 620/lembar dan harga waspada adalah Rp 550.
Jurnal ini adalah analisis gratis bagi Traders untuk acuan dalam melakukan aksi di pasar. Keputusan entry dan exit tetap berada di masing-masing Traders.
Traders dapat berlangganan dengan mensubscribe blog kami secara gratis. Traders juga dapat berdonasi secara sukarela. Donasi dapat ditransfer ke Rekening di bawah ini:
BRI no.rek 7522-01-004241-53-4 a.n ARNANDA AJISAPUTRA
BCA no.rek 0111398738 a.n FUTRI RIANTI
TERIMAKASIH BAGI PARA DONATUR YANG TELAH MENDONASIKAN SEBAGIAN PROFITNYA. SEMOGA ALLAH MENAMBAHKAN KEBERKAHAN DAN KEBAIKAN PARA DONATUR YANG TIDAK DAPAT KAMI SEBUTKAN
SATU PERSATU
HAPPY CUAN dan SEMOGA BAROKAH
ANALISATOR: ARNANDA AJISAPUTRA, SE.,ME
CHANEL TELEGRAM: https://t.me/markassaham


#saham #sahamsyariah #sahamindonesia #belajarsaham #tradingsaham #tradingsahampemula #belajartradingsaham #tradersahampemula #yuknabungsaham #yuknabungsahamsyariah #investasisaham #reksadana #reksadanasyariah #bjtm #pembangunan #timur

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Suara Nada Islami